Alat Pengering Padi Sederhana untuk Tingkatkan Kualitas Panen
Sumedang – Guna mengatasi kendala proses pengeringan padi yang seringkali dipengaruhi oleh cuaca buruk dan keterbatasan fasilitas, sebuah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) telah sukses dilaksanakan oleh Teknik Mesin Widyatama di Desa Cikurubuk. Inisiatif ini memperkenalkan dan melatih petani setempat dalam penggunaan alat pengering padi sederhana yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan mereka.

Alat pengering padi sederhana ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi para petani dalam meminimalisir kerugian pasca panen akibat padi yang terlalu basah. Dengan proses pengeringan yang lebih terkontrol, kualitas beras yang dihasilkan pun diharapkan dapat meningkat secara signifikan, membuka peluang pasar yang lebih baik bagi para petani Desa Cikurubuk.

Lebih dari sekadar memperkenalkan teknologi, program PKM ini juga memiliki fokus pada peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan. Melalui sesi pelatihan yang interaktif dan pendampingan yang berkelanjutan, para petani diharapkan dapat menjadi lebih mandiri dalam mengadopsi inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
“Pengabdian ini bukan hanya tentang transfer teknologi, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan saling mendukung dalam mencapai kesejahteraan,” demikian disampaikan perwakilan tim PKM. Semangat gotong royong menjadi landasan utama dalam kegiatan ini, dengan harapan terwujudnya desa Cikurubuk yang lebih sejahtera dan produktif melalui pemanfaatan teknologi yang tepat.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan pada tanggal 25 September 2024 ini disambut antusias oleh para petani Desa Cikurubuk. Mereka выразили harapan besar bahwa alat pengering padi sederhana ini dapat memberikan dampak positif bagi hasil panen dan perekonomian desa secara keseluruhan.

Dokumentasi lengkap terkait kegiatan PKM ini telah tersusun dengan baik, mencakup proses perancangan alat, pelaksanaan pelatihan, hingga umpan balik dari para peserta. Diharapkan, keberhasilan implementasi alat pengering padi sederhana di Desa Cikurubuk ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan teknologi pertanian tepat guna lainnya di berbagai wilayah.





