Pangandaran – Sebagai wujud nyata penerapan ilmu teknik secara praktis dan memperkuat hubungan dengan masyarakat, Program Studi Teknik Mesin Universitas Widyatama telah melaksanakan kegiatan kerjasama yang berfokus pada permasalahan korosi di Desa Cibenda. Kegiatan yang berlangsung pada 24 Oktober 2023 ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata dalam penelitian dan pengembangan solusi teknis yang relevan bagi masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat setempat.
Kerjasama ini berfokus pada penerapan detektor konsentrasi kandungan garam pada air yang digunakan oleh masyarakat Desa Cibenda. Air dengan kandungan garam tinggi dapat mempercepat proses korosi pada berbagai peralatan berbahan panduan logam yang digunakan sehari-hari oleh warga.

Melalui kegiatan ini, Teknik Mesin Widyatama memperkenalkan dan melatih masyarakat dalam penggunaan alat detektor garam (salinity meter). Selain memberikan pelatihan penggunaan detektor garam, mahasiswa juga melakukan sosialisasi mengenai dampak kandungan garam terhadap korosi dan memberikan pemahaman mengenai cara-cara pencegahannya. Diharapkan, dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, masyarakat Desa Cibenda dapat lebih waspada terhadap potensi korosi dan mampu mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi peralatan mereka.
Kerjasama antara Teknik Mesin Universitas Widyatama dan Desa Cibenda ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analisis, problem-solving, dan komunikasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kerjasama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan bersama.





